|
under re-construction |
Mailing list Alumni FISIPOL semua jurusan semua angkatan
Bagi yang belum bergabung, bergabunglah.
Kirim email kosong ke alumni_fisipol_ugm-subscribe@yahoogroups.com
Moderator akan memproses registrasi anda.
Ditunggu!
Reformasi, Demokrasi Praktis atau Demokrasi Substantif
Reformasi sudah bergulir 10 tahun. Transisi ini banyak dikhawatirkan berbagai kalangan karena cenderung kontra-produktif dengan gagasan awal. Seolah gagasan reformasi melenceng dari konsep awal. Banyak rakyat yang kemudian rindu pada masa lalu ketika konflik terjadi dimana-dimana, harga melambung tinggi, ekonomi paceklik, dan hidup makin sulit.
Kekhawatiran ini juga yang dirasakan oleh Priyo Budi Santoso, Ketua Fraksi Golkar DPR RI periode 2004-2009. Menurut Priyo Budi kebutuhan negara untuk mensejahterakan rakyat justru pada titik yang mengkhawatirkan. Ironisnya hal itu timbul atas nama demokrasi padahal masyarakat mulai bosan dengan simbol-simbol reformasi. Menurutnya hal itu terjadi karena tidak tercapainya hakekat dan tujuan negara yaitu kesejahteraan rakyat yang sebesar-besarnya. ”Orang tidak bisa makan yang namanya demokrasi. Demokrasi hanyalah sebuah alat dan sarana untuk mensejahterakan rakyat,” katanya.
download artikel




